oleh

Bupati Muratara Tegur Emak-emak Berhenti Dagang Sabu

MURATARA – Miris melihat suami istri mencari nafkah dari menjual narkoba membuat Bupati Muratara H Devi Suhartoni angkat bicara.

Menurutnya, banyak laporan masuk bahwa oknum ibu-ibu menjual narkoba untuk menafkahi keluarga. “Ya hampir setiap kecamatan di Muratara ini agen sabu-sabunya ibu-ibu,” ungkapnya.

Bupati berpesan agar cepat berhenti sebelum terlambat. Kalau sudah tertangkap baru menyesal.

“Berhentilah, kasihan generasi mudo kito rusak. Ibu penjual coba bayangkan kalau anak dewek yang nelan barang tu, jadi apo?,” cetusnya.

“Beberapa nama sudah ada di pihak Polres Muratara, saya minta cepat berhenti jadi agen sabu,” ulangnya.

Bupati menasehati agar orang tua, ibu dan bapak harus semangat menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

“Agar kelak kehidupan bisa menjadi lebih baik dan InsyaAllah penuh ridho,” tutupnya.

Seperti diwartakan, Polres Muratara menangkap Supriyati (41), emak-emak warga kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Muratara, Sumsel, Selasa lalu(16/11).

Supriati ini bersama suami berdagang sabu di rumahnya. Saat digerebek ada 10 paket sabu dengan total berat 10,56 gram yang berhasil disita polisi.

Son (50), suami Supriyati berhasil kabur dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.(cj13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya