oleh

Kantor Gubernur Digeruduk Aliansi, Ini Tuntutannya

PALEMBANG – Puluhan aliansi yang tergabung dari lembaga mahasiswa pemerhati demokrasi Provinsi Sumsel, melakukan orasi di depan Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (13/10).

Mereka menuntut Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk segera memanggil dan memeriksa pihak sekolah SMK Negeri 8 Kota Palembang dan pihak komite sekolah, guna untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait dugaan pungutan liar (Pungli) di ruang lingkup sekolah tersebut.

Di depan Kantor Gubernur Sumsel, puluhan orang melakukan orasi dengan membawa selebaran spanduk menghadap ke depan pintu masuk Pemprov Sumsel. Puluhan personel polisi dan satpol pp berjaga di depan kantor gubernur dan mengawal aksi tersebut.

“Tolong tindak lanjuti pihak sekolah SMK N 8 Palembang beserta komite sekolah yang diduga melakukan pungli di lingkungan sekolah,” ucap salah satu Koordinator lapangan di depan Asisten I bidang pemerintahan Provinsi Sumsel, Dr H Rosidin Hasan MPdI.

Desri Lefri, selaku kordinator lapangan mengatakan, meminta Gubernur Sumsel untuk segera merekomendasikan kepada Kepala Dinas Provinsi Sumsel untuk mengusut tuntas terkait dugaan pungli pada masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022, yang dilakukan oleh oknum pihak sekolah SMK N 8 dan oknum komite sekolah untuk meminta sumbangan berkedok uang bangunan dan sumbangan.

“Kami minta di usut tuntas perihal tersebut,” katanya.

Sementara itu, Rosidin Hasan yang mewakili Gubernur Sumsel H Herman Deru, akan segera menyampaikan semua apa yang diminta kepada Herman Deru untuk menindak lanjuti perihal pungli tersebut.

“Berhubung Pak Gubernur sedang ada rapat, saya mewakili Gubernur, akan segera menyampaikan uneg uneg adek adek sekalian kepada beliau,” tukasnya. (edy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya