oleh

Kantor Pemkab Ogan Ilir Diberi Kotoran Ayam

INDRALAYA – Puluhan orang mendatangi Kantor Bupati Ogan Ilir (OI) DI KPT Tanjung Senai Indralaya, Rabu (27/10).

Pendemo kali ini agak berbeda. Mereka membawa kotoran ayam dan diletakkan di depan kantor bupati.

Ya bau. Aksi demo kali ini berbau kotoran ayam.

Peserta aksi tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Lorok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir dan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Palembang Darussalam.

Mereka menuntut Pemkab OI agar menutup PT Semesta Mitra Sejahtera (SMS) secara permanen.

Alasannya, karena peserta aksi khawatir operasi perusahaan itu akan menebarkan polusi udara  serta pencemaran lingkungan.

Pendemo juga membentangkan spanduk bertuliskan:

“Tutup PT SMS dan Cabut Izin Operasinya”. Kemudian: ”Pemenuhan Hidup Sehat Masyarakat Desa Lorok”.

Koordinator aksi ini, Indra Lesmana menilai Pemkab OI tidak mengupayakan pemenuhan hak hidup sehat masyarakat Desa Lorok Kecamatan Inderalaya Utara.

Pasalnya, berdirinya kandang ayam oleh PT SMS ditengah pemukiman warga membuat lingkungan bau, dan menyebabkan gangguan kesehatan bagi warga.

Seharusnya, jarak kandang ayam harus 500 meter dari pagar terluar dengan pemukiman warga.

“PT SMS tahun 2018 belum memiliki izin pembangunan (IMB) bahkan tahun 2020 PT SMS beberapa kali panen sementara izin operasional banyak belum dipenuhi,” tudingnya.

Komisi 3 DPRD OI sudah merekomendasikan PT SMS ditutup permanen. Dan memang PT SMS, tapi saat ini sepertinya akan beroperasi kembali.

“Itu kami khawatir kalau-kalau Pemkab OI mengizinkan untuk beroperasi,” cetusnya.

Asisten 2 Pemkab OI, Drs M Nursamsu Alamsyah MM mengatakan, sampai saat ini belum memberikan izin kepada PT SMS untuk kembali beroperasi.

“Seingat saya memang belum ada izin dan belum mendapatkan izin operasional,” jelasnya.

Namun ia berjanji akan mengecek langsung bersama Dinas Perizinan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan.

“Kita tinjau langsung nanti. Kita akan lihat azas manfaatnya, jika tidak bermanfaat akan dicabut permanen,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan H A Rahman Rosyidi melalui Kabid Mira Rausalia menjelaskan, hanya ada satu persyaratan penting PT SMS bisa operasi kembali.

Yaitu uji ‘kebauan’ dari Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Sumsel. Tapi uji kebauan harus dilakukan di tempat usaha. Dengan cara memasukkan ayam ke kandang PT SMS Desa Lorok.

“Tapi terhalang persetujuan warga, karena warga setempat tidak mau kalau ayam-ayam tersebut dimasukkan lagi ke kandang PT SMS,” ungkapnya.

Sehingga uji kebauan itu belum bisa dilaksanakan. “Kalau sampai batas waktu yang ditentukan hal ini belum bisa dilaksanakan, maka otomatis PT SMS akan ditutup permanen,” tegasnya

Sebelumnya Sekda OI H Muhsin Abdullah mengatakan, penutupan tersebut berdasarkan tiga faktor utama:

Yaitu, faktor administrasi yang belum lengkap, komponen penunjang yang kurang dan limbah yang tidak ramah lingkungan.

“Terkait PT SMS, sampai saat ini masih ditutup, karena masih ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi jadi tidak boleh ada kegiatan produksi,” ujarnya.

Dikatakan Muhsin, pihaknya tidak mempersulit investor yang akan berusaha di Bumi Caram Seguguk.

“Ini juga jadi pelajaran bagi perusahaan yang hendak berusaha disini agar mematuhi peraturan yang berlaku,” harapnya.

Pihaknya malah senang jika banyak investor yang ingin berusaha di Ogan Ilir. “Perusahaan akan memberikan peluang kerja bagi masyarakat dan itu dapat memajukan daerah,” tukasnya. (sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya