oleh

Kasus Cabul Muncul Tersangka Baru, Ponpes At Tauhid Yakin Belum Ada Wali Santri Menarik Anaknya

OGANILIR.CO – Setelah peristiwa tindakan asusila yang dilakukan pengajar terhadap 29 santri tersebar, Ponpes At Tauhid langsung memanggil para orang tua santri.

Menurut Rizky Ardi, juru bicara Ponpes At Tauhid, pengurus Ponpes meyakinkan kepada para wali santri bahwa perbuatan ini dilakukan oleh oknum dan tidak mewakili tenaga pengajar secara keseluruhan.

“Jumlah santri dan santriwati kami baik di tingkat MTs maupun MA berjumlah kurang lebih 200 orang. Sejauh ini belum ada wali santri yang menarik anak mereka keluar dari Ponpes ini termasuk yang MTs,” jelas Rizky kepada wartawan, Jumat (1/10) sore.

Bahkan, menurut Rizky, pasca kasus menghebohkan tersebut mencuat ke publik, proses belajar mengajar di Ponpes At Tauhid masih tetap berjalan seperti biasa. Para santri juga tampak tidak terganggu dengan kabar tersebut.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa wali murid bakal beramai-ramai menarik anaknya dari Ponpes Kampung At Tauhid yang berada di Desa Talang Pangeran Ulu Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir, pasalnya mereka takut menjadi korban predator selanjutnya.

Seperti diutarakan wali murid, Des, yang mengatakan bahwa anaknya sudah menimbah ilmu di Ponpes tersebut lebih dari tiga tahun.

“Saya takut saja kalau jadi korban predator, saya mau ambil anak saya dari Ponpes itu. Mau saya pindahkan ke sekolah biasa saja, tidak usah belajar disini. Kalau soal mengaji mau saya suruh ke ustadzah saja,” jelasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Agu, yang ingin memindahkan anaknya sekolah di tempat lain.

“Pokoknya saya mau ambil anak saya, mau saya pindahkan sajalah. Padahal banyak harapan saya menyekolahkan anak disitu, tapi kok malah begini. Ya saya pindahkan ke ponpes lainnya sajalah yang lebih terakreditasi dan terjamin mutunya,” tegas Agu.(ety)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya