oleh

Mahasiswa Berusaha Terobos Barikade Kawat Berduri, Namun…

PALEMBANG – Setelah berjam-jam aksi demo yang dilakukan di Simpang Lima DPRD Sumsel oleh Aliansi BEM se-Sumsel berujung tarik menarik pagar kawat pembatas antara pihak kepolisian dengan beberapa mahasiswa.

Rusuh yang terjadi karena ribuan mahasiswa yang mencoba masuk ke dalam kantor DPRD Sumsel terhalang kawat berduri setinggi satu meter.

Karena menunggu terlalu lama, akhirnya mahasiswa berangsur berusaha menerobos kawat pembatas yang dibuat oleh pihak kepolisian dengan merapatkan barisan.

Bahkan, tarik menarik pagar kawat antara mahasiswa dan kepolisian itu membuat panik.

Tak hanya itu, ada salah satu mahasiswa yang tangannya terluka akibat menarik pagar kawat tersebut.

Namun, kawat pagar yang sebagian sempat diterobos ditutup kembali oleh personel kepolisian meski sempat bersitegang dengan mahasiswa.

Hingga berita ini di turunkan mahasiswa masih merapatkan barisan untuk menunggu negosiasi dari pihak DPRD. (edy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya