oleh

Mahasiswi Asal Pagaralam Dianiaya Pacar di Palembang, Pelaku Tak Ingin Korban Berpaling, Kamulah Satu-satunya

PALEMBANG, OGANILIR.CO – Dianiaya pacar, Ai (17) mengalami luka lecet di kedua pergelangan tangannya.

Gadis inisial Ai adalah seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang.

Rupanya pacar Ai, yaitu B merupakan anak dari pemilik kos tempat korban tinggal.

Warga Sukorejo, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam itu pun lapor polisi.

BACA JUGA:2 Truk Dibakar Usai Tabrak Balita Noldi Goo Hingga Tewas, Masa Marah 82 Rumah dan 6 Kantor Dibakar di Dogiyai

Marah atas ulah kekasihnya itu, Ai didampingi temannya, Desi Agustina (19)

melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

Laporan diajukan, Minggu 13 November 2022.

Menurut korban, kekerasan yang dilakukan pacarnya itu terjadi pada 9 November 2022 silam sekira pukul 11.00 WIB.

BACA JUGA:Alvaro Bautista Raih Juara Dunia WSBK 2022 di Sirkuit Mandalika, Meski Hanya Finis Posisi 2 di GP Mandalika

Itu terjadi di tempat kos korban di Lrg Kelapa 3 Kelurahan 20 Ilir D-1 Kecamatan IT-1.

“Saya tak tahu apa masalahnya,  tiba-tiba pacarnya datang langsung marah dan menganiaya teman saya (Ai, red),” jelasnya.

Desi mendampingi korban melapor ke SPKT Polrestabes Palembang.

Bahkan menurut Ai, penganiayaan yang dialaminya itu bukanlah yang pertama.

BACA JUGA:Kabar Duka, Ari Soemarno Direktur Utama Pertamina 2006-2009 Tutup Usia, Dikebumikan di San Diego Hills

“Pernah sekali waktu dia mengancam bakal menyiram saya dengan air keras,” ungkap korban.

“Katanya kalau dia tidak bisa memiliki saya orang lain pun jangan harap bisa memiliki saya,” terangnya.

“Orangnya over protected sekali ke saya,” ungkap Ai kepada polisi.

Dia berharap agar laporannya itu dapat segera ditindaklanjuti.

BACA JUGA:Kabar Duka, Ari Soemarno Direktur Utama Pertamina 2006-2009 Tutup Usia, Dikebumikan di San Diego Hills

Dikonfirmasi, Kasatreskrim Polrestabes Palembang, Kompol Harris Dinzah SIK akan usut kasusnya.

Dia menyampaikan pihaknya tengah menyelidiki laporan korban.

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan dengan memanggil beberapa orang saksi,” ungkap Harris. (kms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya