oleh

Parkir ‘Jaga Jarak’ Pertanda Festival Sriwijaya XXIX 2021 Sepi Pengunjung

PALEMBANG – Festival Sriwijaya XXIX 2021 yang diharapkan dapat membangkitkan pelaku industri wisata dan UMKM ternyata sepi pengunjung.

Festival ini baru saja diresmikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, Jumat (22/10) lalu.

“Sepi kak, setelah pembukaan itu malah sepi yang datang,” kata petugas parkir di lokasi, Minggu (24).

Kondisi parkiran juga tak ramai atau padat seperti biasanya saat ada kegiatan festival.

Menurutnya, pengunjung yang datang ke Taman Budaya Jakabaring ini paling hanya ingin melihat lomba.

“Kalau jingok (lihat) pameran ekonomi kreatif hanya beberapa orang,” ungkapnya.

Menurutnya, sepinya pengunjung itu karena kurang promosi ke media oleh pihak panitia.

Sementara, Guntur (39) pengunjung dari Kalidoni mengaku membawa keluarga ke Festival Sriwijaya untuk mengenalkan adat dan budaya Sumsel pada anak-anaknya.

“Tadi sudah keliling, namun sedikit kecewa ya karena ternyata sepi, padahal ini hari Minggu,” ungkapnya.

Diketahui, Festival Sriwijaya XXIX kali ini selain menampilkan kebudayaan 17 kabupaten/kota di Sumsel, juga ada beberapa stand pameran ekonomi kreatif.

Ditampilkan beberapa produk unggulan dari masing-masing kabupaten/kota. Seperti hasil kerajinan kain, pakaian serta perhiasan.

Bahkan ada juga lukisan yang dibuat dari bahan daur ulang yang bernilai ekonomi tinggi.

Dibagian gedung lainnya, dijadikan tempat untuk pementasan drama dari masing-masing Kabupaten/Kota yang juga diperlombakan di Festival Sriwijaya kali ini.

Bagi pengunjung yang ingin melihat langsung Festival Sriwijaya tidak dipungut biaya.

Festival Sriwijaya sendiri dibuka pada pukul 08.00 Wib s/d 17.00 Wib

Para pengunjung harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, jaga jarak serta mencuci tangan pada tempat yang telah disediakan. (fdl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya