oleh

Pasar Cinde Mangkrak, Humas Kejati Sumsel Enggan Komentari

PALEMBANG – Pembangunan pasar Cinde mangkrak. Akhirnya Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengambil langkah, dengan memutuskan kontrak terhadap pihak ketiga.

Dengan kondisi ini, Pemprov Sumsel akan mengambil alih dalam penyelesaian masalah Pasar Cinde.

Di lihat dari sisi hukum, apakah mangkraknya pembangunan Pasar Cinde bisa diselidiki atau dibawa ke jalur hukum?.

Sayangnya, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH saat dimintai tanggapan melalui ponselnya, Senin (04/7), enggan berkomentar.

“Oh kalo itu (kemungkinan penyelidikan soal mangkraknya pembangunan Pasar Cinde,red) saya No comment dulu ya. Sudah ya, saya ada urusan keluarga,” ujar Radyan yang langsung menutup ponselnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Antoni Yuzar mengatakan, jika pengembang tak bertanggungjawab, maka Pemprov Sumsel harus ambil alih pembangunannya.

“Kalau sampai mangkrak bertahun-tahun, artinya pengembangnya tidak profesional dan menjadi wanprestasi bagi pengembang,” ujar Antoni Yuzar, Minggu (03/07).

Oleh sebab itu pemprov harus membuat langkah berani untuk masalah ini. Termasuk menempuh jalur hukum.

“Masalah ini harus diperjelas, karena ini menyangkut masalah nasib pedagang, masalah PAD hingga aset pemerintah. Kami sendiri sebagai wakil rakyat, siap untuk membantu pemprov Sumsel terkait masalah ini, terutama untuk masalah yang sifatnya politis,” tukas Antoni.

Politisi PKB ini juga menyebut, akibat tidak becusnya pengembang.

Pasar Cinde yang merupakan salah satu Icon Kota Palembang, tidak hanya telah dirobohkan.

‘’Tetapi sekarang kawasan itu juga sudah kumuh. Sehingga mempengaruhi kenyamanan pembeli,” tambah Antoni.

Sedangkan anggota Komisi II DPRD Kota Palembang, H Ilyas Hasbullah, meminta pihak berwenang. Terutama pemerintah secepatnya dapat mengambil langkah cepat untuk membangun Pasar Cinde tersebut.

“Setidaknya memberikan kepastian kepada pedagang, jangan sampai nasib mereka (pedagang,red) mengambang. Kami selaku dewan Kota Palembang jelas mendukung langkah gubernur. Namun kepastian pembangunan Pasar Cinde tersebut jauh lebih penting,” tandasnya.

Sebab jika tidak cepat diputuskan dalam membangun Pasar Cinde itu kata Ilyas, tentu kasihan dengan pedagang.

“Kita juga berharap pedagang untuk bisa bersabar menunggu semua pihak. Termasuk kita selaku dewan untuk terus mendorong agar Pasar Cinde segera dibangun. Sehingga cepat difungsikan sebagaimana mestinya,” tukas politisi asal Partai Demokrat ini. (*/palpos.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya