by

Pemkot Prabumulih Gratiskan Sewa Lapak Satu Tahun

PRABUMULIH – Puluhan pedagang ikan di kota nanas berkumpul di lantai I PTM II Kota Prabumulih, Senin (29/11).

Kedatangan mereka untuk mengikuti kegiatan musyawarah dan pengundian nomor terkait selesainya pembuatan meja ikan di PTM 1 Kota Prabumulih.

Tak ada keributan dalam pengundian nomor lapak tersebut. Sebagian besar pedagang justru berterimakasih kepada Pemkot Prabumulih.

Karena telah memberikan lapak bersih dan fasilitas timbangan, baju seragam juga gratis sewa lapak satu tahun.

“Tadi sudah mengikuti dari awal sampai akhir dan dapat lapak nomor 74. Alhamdulillah kami bersyukur selaku pedagang mudah-mudahan menjadi Prabumulih teladan,” ujar Munzili Tamrin, salah-satu pedagang ikan.

Dilanjutkan pria yang sudah 20 tahun menekuni profesinya itu berharap lapak baru bisa lebih ramai pembeli.

“Kondisi tempat lumayan, tinggal nambah sedikit-sedikit. Rencana pindah Sabtu-Minggu ini,” ujarnya.

Selama ini dirinya berdagang di pasar belakang dengan kondisi becek.

Pedagang lainnya, Sumarni mengaku dapat lapak nomor 63. Namun dia mengaku belum puas dengan lapak yang baru didapat.

“Agak kurang puas olehnyo tempatnyo sempit, kalau di belakang ‘kan agak lapang,” keluhnya.

Dia mengaku, belum tahu kapan akan menempati lapak baru tersebut.

“Dak tahu jugo, galak apo idak pembeli kesini, takutnyo kejauhan. Tapi kalau seluruhnyo pindah galo kesini kami galak pindah,” cetusnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri mengaku seluruh pedagang ikan yang bakal menempati pasar ikan higienis digratiskan selama 1 tahun.

Selain itu, mereka juga diberikan fasilitas berupa timbangan, baju seragam, peti es dan lainnya dengan jumlah lima macam perlengkapan.

“Tadi sudah diundi total ada 92 pedagang,” sebutnya.

Setelah ini, seluruh pedagang harus mengisi surat pernyataan bahwa mereka bersedia menempati lapak dan mengikuti peraturan dan tidak mengalih-tangankan (jual-beli lapak, red).

Lebih lanjut, Wawako dua periode itu mengatakan, semuanya merupakan pedagang lama dan pedagang yang masih berjualan di pasar belakang atau di lapak lama perlahan akan ditertibkan.

“Dari pemerintah kota dideadline 1 Desember harus pindah semua, karena 11 Desember akan dilakukan peresmian oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),” tukasnya. (chy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Lain-nya