oleh

Sandiaga Uno Optimis Kebangkitan Parekraf Sudah di Depan Mata

OGANILIR.CO – Kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) sudah di depan mata. Kebangkitan itu, salah satunya dimulai dengan melakukan digitalisasi sektor ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan optimisme itu saat berbicara dalam The International Conference On Entrepreneur Ciputra University, Kamis (26/8).

“Ada 34 juta orang masyarakat Indonesia hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sub sektor ekonomi kreatif lainnya untuk berkembang harus mengikuti digitalisasi,” ujar Sandiaga dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (27/8).

Menurutnya, anak muda di masa pandemi kian kreatif dalam menciptakan peluang, dan dapat dengan percaya diri apabila sudah bisa memanfaatkan setiap peluang yang ada mulai dari berjualan online melalui produk-produk kuliner, membuka toko online, sampai membuat konten.

“Ini tugas saya sebagai menteri. Saya akan membantu masyarakat untuk memaksimalkan peluang seperti ini, membangun berbagai ketrampilan yang dibutuhkan untuk masa depan,” katanya.

Selama masa pandemi, hampir 34 juta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak dan mengalami resiko penurunan secara signifikan, baik dari sisi ekonomi dan juga kesehatan.

Namun, mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) ini optimis, dengan semangat dan mindset enterpreneurship, semua dapat beradaptasi dan terus berinovasi serta berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Agar memaksimalkan peluang yang ada dan lapangan kerja tetap terjaga serapannya, maka menurutnya perlu ada transformasi dalam usaha. Di antaranya transformasi digital dan teknologi seperti Fintech serta e-commerce.

Sandiaga menjelaskan, kondisi saat ini memang menjadi serba sulit, karena semua kegiatan dibatasi. Akibat pandemi, resiko muncul dengan penutupan hotel dan restoran sementara.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini pun mendorong agar pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak kembali terjadi.

“Dan yang paling saya sayangkan adalah pengurangan karyawan atau PHK. Ini adalah hal yang perlu kita mitigasi agar tidak lebih banyak lagi orang yang kehilangan mata pencaharian dan lapangan pekerjaan,” demikian Sandiaga. (AHMAD SATRYO/rmol.id)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya