oleh

SMAN 1 Indralaya Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional

OGAN ILIR- Kesungguhan warga sekolah SMAN 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir dalam memelihara lingkungan sekolah yang hijau, asri dan bersih memperoleh penghargaan Adiwiyata Nasional tahun 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima Kepala SMAN 1 Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Pudyo Laksono, S.Pd dalam acara di Gedung Puspedal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis 13 Januari 2021.

Menurut Pudyo Laksono yang akrab disapa Soni kepada wartawan di Indralaya, Senin 17 Januari 2021, dari Sumatera Selatan penghargaan yang sama juga didapatkan oleh SMAN 1 Muaraenim.

Saat menerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2021 ini, dirinya lanjut Soni, didampingi oleh Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Sumsel, H Masherdata Musa’i, SH, M.Si, Kasi Peserta Didik Dr Febri, M.Si, serta Della, ST, M.Si, Kasi pada Dinas Lingkungan Hidup Sumsel.

Menurut Soni, penghargaan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan dan kerja keras ibu Dra Rasnianah, MM, Kepala SMAN 1 Indralaya sebelumnya, beserta seluruh dewan guru, staf administrasi, serta para siswa, yang telah menjaga dan memelihara lingkungan sekolah dengan baik.

Untuk itu Soni sebagai kepala sekolah yang baru mengucapkan terimakasih, dan akan berupaya semaksimal mungkin mempertahankan prestasi tersebut, bahkan meningkatkannya. Untuk itu Soni berharap mendapat dukungan dari warga sekolah, Komite Sekolah, Dinas/instansi terkait, serta masyarakat Ogan Ilir pada umumnya.

Saat ini pihaknya telah melakukan pembenahan-pembenahan terhadap lingkungan sekolah seperti melakukan pengecatan pagar dan merapikan tanaman yang ada. Kemudian juga akan memperjuangkan pembangunan kantin sekolah yang refresentatif.

Selain meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional, SMAN 1 Indralaya, juga mampu mempertahankan predikat sebagai sekolah unggul dengan akreditasi A dengan nilai 97. Dalam pertemuan dengan para orang tua/wali siswa beberapa waktu lalu, Soni mengatakan dengan predikat tersebut maka lulusan SMAN 1 Indralaya, mendapat peluang 40 persen untuk diterima pada PTN tanpa tes. Kendati demikian apakah peluang 40 persen tersebut akan nyata, masih harus bersaing dengan sekolah-sekolah lainnya. Soni berharap peluang tersebut dapat terisi penuh.(sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya