oleh

Tersangka Korupsi Dinkes Prabumulih Resmi Ditahan

PRABUMULIH – Kasus korupsi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Prabumulih berujung penahan tersangkanya.

Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih resmi menahan tersangka NM, PPTK (Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan) di Dinas Kesehatan kota Prabumulih.

Kasi Intel Kejari Prabumulih, Anjas didampingi Kasi Pidsus Wan Susilo Hadi, Rabu (27/10) membenarkan pihaknya telah menahan tersangka.

“Hari ini 27 Oktober, Kejaksaan melalui Pidsus melakukan penyerahan tersangka dan barang-bukti di Dinas Kesehatan pada tahun 2017,” jelasnya.

Dalam perkara ini, Pemkot melalui Dinkes melakukan kegiatan pelayanan masyarakat yaitu home visit yang dilakukan petugas kesehatan di Puskesmas.

Kegiatan kesehatan tersebut dengan cara mendatangi langsung pasien-pasien. “Adapun anggaran untuk kegiatan tersebut Rp141 juta, bersumber dari APBD. Modus kejahatan yang dilakukan tersangka yaitu pekerjaan fiktif,” ungkapnya.

Selama pekerjaan itu seharusnya ada honor untuk petugas di lapangan. Tapi tidak disalurkan oleh tersangka.

“Dokumen pertanggungjawabannya dipalsukan,” terangnya.

Terhadap tersangka, akan dilakukan penahanan selama 20 hari di Rutan Prabumulih.

“Terhadap tersangka dikenakan pasal 2 dan 3 UU tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana 20 tahun sampai seumur hidup,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih, Topik Gunawan mengatakan, berdasarkan fakta penyidikan baru ada satu tersangka kasus korupsi Dinkes ini.

“Tersangkanya sementara kita titipkan di Rutan Prabumulih, dan kita menunggu hasil sidang dan akan dilakukan pelimpahan ke pengadilan,” tukasnya. (chy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya