oleh

Tidak Lolos Bacakades Ogan Ilir, Minta Balitek Hasil LJK Di Buka

OGAN ILIR- Nasib empat bakal calon kepala desa (Bacakades) Desa Meranjat I, Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir , tidak lolos seleksi tambahan setelah melalui tes yang dilakukan oleh Balitek Unsri.

Akibatnya tidak lolos seleksi tambahan, bahkan salah satunya dari Incumbent, mereka mendatangi Kantor  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Ogan Ilir, Selasa (2/8).

‘’Kami sengaja mendatangi Kantor PMD Ogan Ilir, untuk berkoordinasi, dan mempertanyakan hasil tes seleksi tambahan yang dilakukan oleh Balitek Unsri, Kami minta transfaransi dan hasil tes dibuka ,’’kata  tiga Bacakades  usai melakukan pertemuan dengan  Kepala Dinas PMD Ogan Ilir Ahmad Lutfi.

Dari Empat Bacakades yang tidak lulus, hanya tiga bacakades yang mendatangi Kantor Dinas PMD, yakni  Muhammad Roihan Azwar, Ferry Apriansyah dan Muhammad Dedi Febriansyah. Sedangkan Aswan Subandi tidak hadir.

“Meski saya ikut mendatangi Kantor PMD dan dinyatakan tidak lulus seleksi tambahan, tapi saya legowo, demi terjadi kondusifitas Pilkades didaerah saya,’’kata Ferry yang kini masih menjabat Kepala Desa Meranjat I, sebagai Bacakades Incumbent namun gugur tes seleksi tambahan.

Ferry mengaku telah menjelaskan kepada masyarakat mengenai mekanisme tes seleksi tambahan ,’’Masyarakat pendukung saya merasa tidak  yakin, kalau dirinya tidak lulus seleksi tambahan,  dan mempertanyakan kepada pihak-pihak terkait Pilkades,’’lanjut Ferry.

Dijelaskan Ferry, bahwa di Desanya ada Sembilan bacakades,  sesuai aturan , bila lebih dari 5 bacakades, maka harus mengukuti tes seleksi tambahan melalui Balitej Unsri, untuk diambil 5 calon,’’Nah 4 bacakades gugur termasuk saya,’’lanjut Ferry.

Sementara  Dedi Febriansyah mengatakan hanya ingin meminta transparansi dari panitia seleksi.”Kami transparansi dan keadilan ,” ujar Dedi.

Dirinya mengklaim telah melengkapi portofolio pada tes seleksi tambahan, sementara ada bacakades lain yang disebutnya tak melengkapi.

“Pada pencalonan, kami  melampirkan portofolio, tapi mengapa peringkat hasil tes, justru di bawah calon yang tidak melampirkan portofolio,” lanjut Dedi

Oleh karenanya , pihaknya meminta  Balitek Unsri untuk membuka seterang-terangnya hasil Lembar Jawaban Komputer (LJK).,’’Kami meinta Balitek Unsri membuka  LJK. Itu saja tuntutan kami ,” ujar Dedi.

Sementara Kepala Dinas PMD Ogan Ilir, Akhmad Lutfi mengatakan, soal tuntutan untuk membuka LJK akan disampaikan ke Balitek Unsri.

“Untuk membuka LJK ,  saya tidak bisa menjawabnya, karena bukan kewenangan kami,  itu hak dari Balitek Unsri, namun akan saya koordinasikan dengan pihak Balitek, adanya tuntutan dari ke empat Bacakades tersebut,’’kata Akhmad Lutfi.

Dijelaskan Akhmad Lutfi,  berdasarkan Pasal 50 Ayat 1 Perbup Nomor 43 Tahun 2022, bacakes  yang jumlahnya lebih dari lima orang dalam satu desa, akan dilakukan seleksi tambahan.

“Pada Ayat 2, panitia pemilihan meminta kepada panitia kabupaten untuk dilaksanakan tes secara independen. Dan itu sudah dilaksanakan dengan Balitek Unsri. Hanya sebatas itu kewenangan kami  pada tahapan penyelenggaraan Pilkades,” tukas Akhmad Lutfi (sid)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya