oleh

Warga Sumsel dan Jambi Kompak Stop Truk Batubara

MURATARA – Sejumlah warga di perbatasan provinsi Jambi dan Sumatera Selatan gelar aksi bersama.

Mereka menyetop kendaraan muatan batubara yang melintas.

Warga sudah gerah, dan menuding banyak dampak negatif yang ditimbulkan aktivitas muatan batubara yang melintasi pemukiman mereka.

Informasi dihimpun, puluhan warga Desa Simpang Nibung, Kecamatan Singkut, provinsi Jambi di perbatasan Sumsel-Jambi.

Rabu (27/10) sekitar pukul 13.00 WIB, menggelar aksi spontan menyetop puluhan kendaraan truk muatan batubara.

Dampak negatif yang dirasakan warga, yaitu pada musim kemarau banyak debu, dan saat musim hujan akses jalan cepat rusak. Dan terakhir, panjangnya konvoi kendaraan truk membuat jalan macet.

“Iya itu tadi ada demo karena aktivitas truk muatan batubara. Masyarakat yang demo campuran ada dari Jambi dan Sumsel,” ujar Edi, warga yang berada di lokasi saat dihubungi.

Karena akses jalannya punya provinsi dan lokasi kejadian di wilayah perbatasan Sumsel-Jambi.

Menurutnya, protes warga itu utamanya karena truk batubara yang melintasi Sumsel-Jambi di simpang Nibung itu membuat jalan cepat rusak.

“Tadi ada mediasi antara warga Singkut Sumsel-Jambi, Polres Muratara dan perusahaan. Ya, ada poin kesepakatan soal tuntutan warga,” ungkapnya.

Mediasi di kantor Kepala Desa Simpang Nibung, Kecamatan Singkut, provinsi Jambi. Ada janji, penyiraman akses jalan dari simpang Nibung-Sungai Kunyit, minimal tiga kali sehari.

Pengajuan kenaikan nilai kompensasi dampak debu menjadi Rp 50 per rumah, kemudian jarak mobil muatan harus 100 meter per truk, dan operasi mobil tronton mulai pukul 13.00 s/d 06.00 WIB.

Dijelaskan Edi, jika beberapa poin tuntutan warga itu tidak dilaksanakan pihak perusahaan, maka warga akan demo lagi dalam jumlah besar.

“Harapan masyarakat agar pemerintah provinsi Jambi maupun Sumsel selain memperhatikan masalah investasi, juga memperhatikan masyarakat,” tugasnya.

Informasi dihimpun, pengangkutan batubara itu dilakukan PT SRG suplayer rekanan dari PT Seleraraya di Kabupaten Muratara, melintasi jalan lintas provinsi simpang Nibung ke PT Semen Padang dan Jalinsum. (cj13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya